03 Januari 2021

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR ISU PENTING LINTAS BUDAYA DAN BANGSA | KESENJANGAN SOSIAL

Kesenjangan dapat digolongkan atas kesenjangan natural, kesenjangan kultural, dan kesenjangan struktural. Kesenjangan natural adalah kesenjangan yang disebabkan oleh faktor-faktor alamiah, baik pada segi sumberdaya manusianya, maupun pada segi sumberdaya alamnya. Kesenjangan kultural adalah kesenjangan yang disebabkan oleh faktor-faktor budaya, yaitu yang menyebabkan terjadinya proses pelestarian kemiskinan di satu pihak, dan percepatan kemakmuran di pihak yang lain. Sedangkan kesenjangan struktural adalah kesenjangan yang disebabkan oleh faktor-faktor buatan manusia seperti: kebijakan ekonomi yang tidak adil, korupsi dan kolusi, serta tatanan perekonomian dunia yang bias bagi keuntungan kelompok masyarakat tertentu. Kesenjangan sosial di tengah masyarakat merupakan fenomena yang terus terjadi. Di mana, kesenjangan sosial sering kali dinilai berdasarkan sisi finansial di masyarakat. Antara si kaya dan si miskin terjadi perbedaan yang sangat signifikan terlihat. Mulai dari makanan yang dimakan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan masih banyak lainnya. Selain itu, kesenjangan sosial juga identik dengan harta benda yang dimiliki oleh setiap orang. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan yang didapatkan oleh setiap orang berdasarkan barang maupun jasa, imbalan dalam bekerja, kekayaan, dan hukum yang didapat. Oleh karena itu, untuk mengetahui kesenjangan sosial yang terjadi di tubuh masyarakat dan cara mengatasinya, simak penjelasan berikut secara baik dan benar.


1. Apa yang dimaksud dengan kesenjangan sosial?

2. Apa faktor kesenjangan sosial?

3. Bagaimana dampak kesenjangan sosial?

4. Bagaimana solusi mengatasi kesenjangan sosial?


A. Pengertian Kesenjangan Sosial

Kesenjangan Sosial merupakan suatu keadaan atau kondisi yang tidak seimbang di dalam kehidupan sosial di dalam masyarakat, baik itu perorangan atau juga organisasi(kelompok), yang mana terjadi ketidakadilan atau ketidaksetaraan distribusi hal-hal yang dianggap begitu penting bagi masyarakat. Kesenjangan sosial diartikan sebagai kesenjangan (ketimpangan) atau ketidaksamaan akses untuk mendapatkan atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Sumber daya bisa berupa kebutuhan primer, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, peluang berusaha dan kerja, dapat berupa kebutuhan sekunder, seperti sarana pengembangan usaha, sarana perjuangan hak azasi, sarana saluran politik, pemenuhan pengembangan karir, dan lain-lain.

Pengertian Kesenjangan Sosial Menurut Para Ahli:

1) (Abad Badruzaman, 2009) kesenjangan sosial adalah suatu ketidakseimbangan sosial yang ada di masyarakat sehingga menjadikan suatu perbedaan yang sangat mecolok. Atau dapat juga diartikan suatu keadaan dimana orang kaya mempunyai kedudukan lebih tinggi dan lebih berkuasa dari pada orang miskin.

2) (Soerjono Soekanto, ND) kesenjangan sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.

3) (Emile Durkheim, ND) kesenjangan sosial sebagai pembedaan fungsi dalam struktur sosial yang tak terhindarkan.

4) (Max Weber, ND) kesenjangan sosial sebagai hasil dari perbedaan kepentingan masing-masing individu yang diekspresikan dalam sistem perilaku dan tindakan.

5) (Rober Chambers, ND) kesenjangan sosial ekonomi merupakan gejala yang timbul di dalam masyarakat karena adanya perbedaan batas kemampuan finansial dan yang lainnya di antara masyarakat yang hidup di sebuah wilayah tertentu.


B. Faktor Kesenjangan Sosial

1) Perbedaan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam berhubungan erat dengan tingkat perekonomian suatu daerah. Apabila dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan baik, laju perekonomian suatu daerah akan meningkat, begitu juga sebaliknya, tingkat perekonomian suatu daerah rendah apabila masyarakat tidak dapat memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal.

2) Kebijakan Pemerintah

Terkadang kebijakan pemerintah dapat menyebabkan kesenjangan sosial. misalnya kebijakan tentang program transmigrasi. Ketika warga pendatang lebih cepat maju dibandingkan dengan warga asli, ketimpangan sosial dapat terjadi. Ketimpangan tersebut terjadi karena ada ketidaksetaraan antar dua kelompok yang seharusnya dapat berkembang bersama-sama.

3) Pengaruh Globalisasi

Masyarakat yang mampu menyikapi globalisasi secara tepat akan mampu memanfaatkan globalisasi untuk mencapai kemajuan. Sementara itu, masyarakat yang tidak mampu memanfaatkan globalisasi secara tepat tidak akan mampu mengambil kesempatan yang ditawarkan globalisasi bahkan mengalami ketertinggalan.

4) Faktor Demografis

Kondisi Demografis menunjukan tingkat pertumbuhan dan struktur kependudukan, tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, perbedaan kondisi ketenagakerjaan, serta segala hal yang berkaitan dengan penduduk.  Perbedaan kondisi demografis suatu daerah dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan sosial karena perbedaan produktivitas kerja masyarakat pada setiap daerah.

5) Letak dan Kondisi Geografis

Letak dan kondisi geografis Indonesia mempengaruhi tingkat pembangunan suatu masyarakat. Masyarakat yang tinggal di dataran rendah umumnya lebih mudah membangun berbagai infrastruktur, sementara masyarakat yang tinggal dataran tinggi membutuhkan waktu dan proses panjang dalam pembangunan karena terkendala kondisi alam yang menanjak dan tidak merata. Menurunnya pendapatan per kapita. Ketidakmerataan pembangunan antar daerah. Rendahnya mobilitas sosial. Pencemaran Lingkungan Alam.

6) Lapangan Pekerjaan

Lapangan pekerjaan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perekonomian masyarakat, sedangkan perekonomian menjadi faktor terjadinya kesenjangan sosial. Sempitnya lapangan pekerjaan di Indonesia menjadikan pengangguran yang sangat besar di Indonesia dan merupakan pekerjaan bagi pemerintah saat ini.


C. Dampak Kesenjangan Sosial

1. Dampak Positif:

a. Menghilangkan kondisi pemicu stress.

b. Merileksasikan baik jiwa dan raga.

c. Mempercepat proses aktivitas manusia.

d. Menyebabkan pembagian kerja yang lebih merata.


2. Dampak Negatif:

a. Menumbuhkan sifat malas.

b. Ketidakpuasaan terhadap sesuatu.

c. Mudah putus asa yang menghambat mobilitas kerja.

d. Timbulnya Kecemburuan sosial.

e. Banyak terjadi tindak Kriminalitas.


D. Solusi Kesenjangan Sosial

       Indonesia merupakan negara yang besar dan salah satu negara yang memiliki kepulauan yang banyak serta letaknya berjauhan. Kesenjangan sosial sangatlah mungkin terjadi di Indonesia karena banyak daerah-daerah terpencil yang terisolir dari keramaian. Dan Indonesia adalah suatu negara yang tingkat korupsi nya sangat tinggi, di dunia Indonesia masuk dalam 5 besar negara terkorup. Sebenarnya Indonesia mampu menjadi negara yang maju dan menjadi negara yang mampu menyejahterakan masyarakatnya.

       Karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya dan melimpah tetapi kenapa masih terjadi kesenjangan sosial yang sangat mencolok. Ini menjadi pertanyaan besar yang perlu adanya jawaban dan titik terang  Dalam hal ini merupakan tugas bagi pemerintah sekarang,bagaimana lebih menyejahterakan masyarakat serta meminimalis kesenjangan sosial. Banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemecahan kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat.

       Meminimalis (KKN) dan memberantas korupsi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah telah membentuk suatu lembaga yang bertugas memberantas (KKN) di Indonesia. Indonesia telah mulai berbenah diri namun dalam beberapa kasus soal korupsi KPK dinilai masih tebang pilih dalam menindak masalah korupsi. Misalnya kasus tentang bank Century belum menemukan titik terang dan seolah-olah mengakhiri kasus itu. Pemerintah harus selalu berbenah diri karena dengan meminimalkan (KKN) yang terjadi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan dana yang ada.

       Meningkatkan sistem keadilan di Indonesia serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap mafia hukum. Masih banyak mafia hukum merajalela di Indonesia itu yang semakin membuat kesenjangan sosial di Indonesia makin mencolok.


Kesimpulan 

       Kesenjangan sosial juga identik dengan harta benda yang dimiliki oleh setiap orang. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan yang didapatkan oleh setiap orang berdasarkan barang maupun jasa, imbalan dalam bekerja, kekayaan, dan hukum yang didapat. Oleh karena itu, untuk mengetahui kesenjangan sosial yang terjadi di tubuh masyarakat dan cara mengatasinya, simak penjelasan berikut secara baik dan benar. Kesenjangan Sosial merupakan suatu keadaan atau kondisi yang tidak seimbang di dalam kehidupan sosial di dalam masyarakat, baik itu perorangan atau juga organisasi(kelompok), yang mana terjadi ketidakadilan atau ketidaksetaraan distribusi hal-hal yang dianggap begitu penting bagi masyarakat.  Faktor kesenjangan sosial yaitu perbedaan sumber daya alam, kebijakan pemerintah, pengaruh globalisasi, faktor demografis, letak dan kondisi geografi, kemiskinan, dan lapangan pekerjaan. Dampak kesenjangan sosial ada dua yaitu dampak negatif dan positif. 

       Di Indonesia solusi yang harus di lakukan adalah Meminimalkan (KKN) dan memberantas korupsi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah telah membentuk suatu lembaga yang bertugas memberantas (KKN) di Indonesia. Indonesia telah mulai berbenah diri namun dalam beberapa kasus soal korupsi KPK dinilai masih tebang pilih dalam menindak masalah korupsi. Misalnya kasus tentang bank Century belum menemukan titik terang dan seolah-olah mengakhiri kasus itu. Pemerintah harus selalu berbenah diri karena dengan meminimalkan (KKN) yang terjadi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan dana yang ada. Meningkatkan sistem keadilan di Indonesia serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap mafia hukum. Masih banyak mafia hukum merajalela di Indonesia itu yang semakin membuat kesenjangan sosial di Indonesia makin mencolok.


Saran 

       Kebijakan pemerintah bisa mengurangi frekuensi dan besarnya goncangan, serta memastikan agar setiap rumah tangga dapat menikmati perlindungan yang layak seandainya goncangan terjadi. Ini adalah investasi jangka panjang yang diperlukan bagi Indonesia. Meningkatkan layanan umum pada tingkat lokal. Kunci perbaikan ketimpangan bagi generasi berikut terletak pada peningkatan pelayanan umum di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten. Hal ini dapat memperbaiki kesehatan, pendidikan dan peluang keluarga berencana secara merata. Pemerintah juga bisa menyediakan lapangan kerja yang lebih baik, melalui investasi lebih besar untuk infrastruktur, perbaikan iklim investasi dan perubahan pendekatan regulasi agar lebih fleksibel dan responsi.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung, silahkan sampaikan Pesan dan Kritik/Saran Anda agar kita dapat berbagi dan belajar bersama untuk menjadi lebih baik.